31
AUG
2021

YOUTH IN ACTION

Dalam rangka memperingati Hari Remaja Internasional pada tanggal 15 Agustus 2021,  PIK-R Mirai SMK Negeri 1 Balikpapan dan PIK-R Barasatya dari SMK Negeri 1 Klungkung berkolaborasi mengadakan webinar yang dilakukan secara online melalui google meet dengan judul Youth In Action yang mengangkat tema Adolescent’s Struggle of Self  Healing. Di webinar ini, selain mendapatkan ilmu pengetahuan, peserta juga mendapatkan sertifikat, pengalaman dan bisa menambah teman.

         I Kadek Yuki Darlena selaku Runner Up 1 Duta GenRe Provinsi Bali 2021 menjadi narasumber atau pembicara dari webinar, Andi Mutiara dari PIK-R Mirai menjadi moderator dan Ni Kadek Suastuti dari PIK-R Barasatya menjadi MC. Webinar ini diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari anggota PIK-R Barasatya, PIK-R Mirai, ketua dan anggota PIK-M/R yang berasal dari Bali maupun luar Bali, Ibu Ni Ketut Adriyani selaku Ketua Umum Federasi PLKB Indonesia, Ibu Lita Hindrati, S.Pd. selaku pembina PIK-R Mirai, Bapak I Gede Adi Wirapradnyana, S. Pd. selaku Pengelola PIK-R Barasatya dan panitia Webinar Youth In Action. 

Acara webinar berjalan lancar dengan susunan acara yang telah disiapkan oleh panitia, mulai dari Pembukaan, yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars KB (Keluarga Berencana) dan dilanjutkan dengan rangkaian acara lainya seperti,  sambutan-sambutan, penyampaian materi dari narasumber, sesi tanya jawab dan penutup. Di sela-sela sesi tanya jawab dan penutup, ada kegiatan tambahan yaitu pengumuman peserta terbaik, dan sesi foto bersama.

         Materi yang disampaikan pembicara I Kadek Yuki Darlena atau yang akrab disapa Yuki sangatlah menarik dan dapat mengedukasi remaja yaitu tentang  self-healing. Dengan materi yang diberikan, diharapkan para remaja mengetahui apa saja tips-tips self- healing untuk remaja dan bagaimana caranya menjadi pemuda beraksi atau Youth In Action. Self-healing adalah metode penyembuhan penyakit bukan dengan obat, melainkan menyembuhkan dilakukan dengan cara mengeluarkan perasaan dan emosi yang terpendam di dalam tubuh. Hal ini dapat dilakukan dengan hipnosis dan  terapi qolbu atau menenangkan pikiran. Self -healing dilakukan oleh si penderita penyakit dan dibantu oleh terapis.

         Salah satu pertanyaan dari Ni Putu Kartika Maheswari Rudiartama siswa  perwakilan dari PIK-R Dharma Yowana SMA Negeri 1 Semarapura adalah “Bagaimana cara meyakinkan orang tua apabila kita perlu self-healing, sedangkan orang tua di Bali jika anaknya mempunyai gangguan mental malah membawanya ke orang pintar atau sering kita sebut balian?”  pertanyaan itu langsung dijawab oleh pembicara yaitu I Kadek Yuki Darlena, “Harus berani speak up dan lebih bisa dekat dengan orang tua.”

         Pengumuman peserta terbaik merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu karena peserta akan diberikan doorprize oleh panitia. Peserta terbaik dalam webinar tersebut diraih oleh Muhammad Yusuf dari SMK Negeri 1 Balikpapan dan Ni Putu Daratika Maheswari Rudiartama dari PIK-R Dharma Yowana SMA Negeri 1 Semarapura. Mereka sangat antusias mengikuti webinar ini.

         Penutupan webinar  diakhiri dengan  quotes pamungkas dari I Kadek Yuki Darlena yakni, “Kekecewaan di masa lalu hadir di masa kini bukan untuk terus disesali, tetapi untuk dimaknai dan dijadikan pelajaran dimasa depan. Memaknai kembali kekecewaan dan pengalaman masa lalumu dengan respon yang positif sangat membantu penyembuhan hati. Setiap orang adalah penyembuh terbaik bagi dirinya.” Ucap peraih Runner Up 1 Duta GenRe Provinsi Bali 2021 tersebut. Jadi teman-teman remaja semua, self-healing memang menjadi inisiatif yang baik bagi siapapun  khususnya yang ingin pulih dari luka-luka batin. Karena, kita adalah penyembuh terbaik untuk diri kita sendiri selain  dukungan dari keluarga, sahabat dan orang terdekat kita. Ingat! Kunci kesembuhan ada pada diri kita sendiri. 

Penulis : Pande Koming Agnesya Wulan Devi

Editor :   I Dewa Ayu Ratih Candra Dinata

Balas Pesan...

*