Situasi dan kondisi pandemi seperti saat ini tidak menentu. Hal ini berdampak buruk bagi berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi, menerapkan kebijakan PJJ ( Pembelajaran Jarak Jauh ) demi mencegah penyebaran Covid – 19 di lingkungan pendidikan.

   Meskipun begitu, pandemi tidak menghalangi para pelajar untuk terus berkreasi dan berprestasi. Sebut saja Yuki dan Dea, siswa dan siswi SMKN 1 Klungkung yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau lebih dikenal dengan PIK – R ini berhasil masuk Top 3 dalam ajang Pemilihan Duta Genre Kabupaten Klungkung 2021. Yuki berhasil meraih juara 2 putra dan Dea berhasil meraih juara 3 putri. Acara tersebut dilaksanakan secara online oleh Forum Genre Kabupaten Klungkung  pada tanggal 24 Maret – 1 April 2021 yang mengusung tema Road To Better Life  With Life Skill “. 

  Mereka memaparkan bahwa life skill merupakan keterampilan hidup/kemampuan untuk beradaptasi dan berpikiran positif yang pada akhirnya individu mampu untuk menghadapi kesulitan dan tantangan dalam hidup secara efektif. Adapun jenis – jenis keterampilan hidup yaitu : keterampilan fisik, keterampilan mental, keterampilan emosional, keterampilan spiritual, keterampilan kejuruan, dan keterampilan mengatasi kesulitan. 

   Yuki menyatakan life skill sangat diperlukan oleh para remaja untuk menghadapi semua permasalahan yang terjadi dalam hidup mereka. Ia berharap semua remaja mampu menggali dan mengasah life skill yang mereka miliki, terlebih lagi di masa pandemi ini banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan positif seperti menyalurkan minat dan hobi yang dimiliki remaja masing – masing. Dea juga menambahkan di era modern seperti saat ini banyak timbul masalah sosial pada remaja seperti seks pranikah, pergaulan bebas, pernikahan dini, dan menggunakan gadget secara negatif. Disinilah letak peran penting edukasi life skill/keterampilan hidup pada remaja. 

Perjuangan mereka tidak berhenti sampai disini lho, mereka harus berjuang kembali di tingkat provinsi mewakili kabupaten klungkung dalam ajang Pemilihan Duta Genre Provinsi Bali 2021. Hmm…gimana menurut kalian ? terbukti bukan, pandemi tidak menjadi menjadi penghalang bagi kita untuk terus berprestasi, dan di masa pandemi ini lah banyak kesempatan yang dapat kita ambil untuk menjadi lebih baik. 

Pesan penulis

Semangat mengemban tugas sebagai Duta Genre semoga bisa menginspirasi banyak generasi remaja khususnya SMK. 

Nama : Luh Made Nitasari

Kelas : X FARKOM 1

   Panas terik matahari menyinari desa terpencil, anak-anak berjalan membantu orang tuanya mencari nafkah. Kaori, seorang anak yatim piatu yang hidup sebatang kara melawan kejamnya dunia. Ia memiliki tekad untuk membebaskan desanya dari kemiskinan. Kaori memiliki seorang teman bernama Akari yang selalu menemani dan mendukung setiap usahanya untuk menggapai tujuan. 

“Kaori! Tunggu! “

“Iya Akari?

“Kau sudah makan?”

“Hmm belum, aku masih mencarinya.”

“Mari makan denganku!” Akari langsung menarik tangan Kaori untuk makan bersamanya. 

” Akari, Apa kau tidak bosan seperti ini?” 

“Setiap manusia memiliki titik bosan di hidupnya, tapi karena telah terbiasa aku tidak merasakannya lagi.”

“Aku ingin merubah keadaan desa ini.”

“Itu terdengar sesuatu yang mustahil.” Jawab Akari dengan pelan. 

“Tidak ada yang mustahil! Akari, semua akan mustahil jika kita diam mematung! aku akan pergi ke kota.” kata Kaori dengan tegas. 

   Akari menatap Kaori, seakan tak percaya apa yang diucapkannya.

“Apakah kau akan kembali?” 

“Ya Akari, aku akan kembali untukmu dan desa ini.” 

Akari menangis mendengar kata-kata Kaori. 

” Aku akan bersiap-siap ke kota.” Kaori langsung berlari ke rumahnya untuk bersiap diri. Akari terus menangis mendengar Kaori pergi ke kota yang jauh, ia merasa kehilangan sahabat yang ia sayangi. 

   Keesokan harinya, Kaori berangkat dengan tekad bulat. Warga desa mulai membicarakan Kaori yang berani ke kota sendirian. Warga sudah bertaruh jika Kaori akan gagal. Kaori berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk bisa sampai ke kota. Ia beristirahat sejenak untuk minum, tiba-tiba seorang pria tua bernama kakek Nori menawarkan tumpangan ke kota. Kaori sangat senang, karena ia dapat mempercepat waktunya untuk sampai di kota. 

   Kakek Nori hanya bisa mengantar Kaori sampai batas kota, karena kakek akan pergi ke kota lain. Kaori sangat berterima kasih dan langsung berjalan kembali. 

“Inikah yang namanya kota? Sebesar ini? Apakah aku akan berhasil? Aku akan berhasil dan kembali untukmu, Akari.” Kaori langsung mencari pekerjaan untuk menyambung hidup di kota, ia mendapatkan pekerjaan menjadi buruh paruh waktu di sebuah proyek, Kaori juga di sediakan tempat tinggal oleh mandor disana. 

“Kau sudah bisa bekerja hari ini. Tempat tinggal, makan dan minum akan ku tanggung.” 

“Terima kasih Pak mandor!” 

 Kaori menjawab dengan penuh semangat. 

 Kaori bekerja dengan sangat rajin, ia menyisihkan sebagian gajinya untuk biaya sekolah. Kaori mendaftar sekolah di kota, dimana seluruh siswa disana dari kalangan orang mampu, ia tak peduli sama sekali. 

“Lihat anak ini, kotor dan dekil.”

“Biasalah, jika seorang pemulung masuk di sekolah elit!”

Kaori hanya diam tak mempedulikanya, ia langsung duduk. 

“Lihat dia! seperti pengemis!” 

“Kalian hanya banyak bicara, tapi otak kalian tak ada isisnya.” Kaori menjawab dengan santai. 

“Apa kau bilang?” seorang anak menghampirinya. 

“Dasar anak yatim piatu!”
“Hahaha….hahaha…!” seisi kelas tertawa. 

“Lebih baik yatim piatu, tapi bisa bersikap baik terhadap orang. Tidak seperti kalian, punya orang tua, tapi sikap kalian sangat tidak sopan.” Jawab Kaori. 

   Seorang anak langsung menarik kerah baju Kaori. Terjadi perkelahian antara Kaori dan temanya. 

“Berhenti!” 

seorang guru menghampiri kelas mereka, Kaori langsung duduk tanpa bicara. 

“Kaori!”

“Apa yang kamu lakukan?!” Tanya seorang guru menghampirinya. 

“Maaf Pak, saya hanya tidak suka jika saya dihina.” Jawab kaori.

Kaori dan Faruko temanya, diberikan peringatan supaya tidak mengulangi hal yang sama. Semenjak kejadian itu, Kaori tidak pernah di ganggu lagi oleh teman-temanya. Kaori adalah anak yang cerdas dan berbakat, ia selalu mendapatkan nilai bagus setiap ulangan dan test di sekolahnya, ia juga mendapatkan beasiswa sampai perguruan tinggi. Kaori terus belajar dan lulus menjadi sarjana dengan nilai terbaik, ia langsung mendapatkan tawaran pekerjaan di sebuah kantor.

   Sepuluh tahun berlalu. Akari sangat merindukan Kaori yang tak pernah menemuinya. Kaori pun merasakan hal yang sama seperti Akari, dan ia memutuskan untuk kembali ke desa. 

   Kaori langsung meminta cuti untuk kembali ke desa asalnya. Sesampainya Kaori di desa, warga desa terkejut dengan Kaori yang sekarang. 

“Hai pak, saya ingin mencari Akari.”

“Siapa kau nak? Apakah kau Kaori? “

” Ya pak, apakah bapak dan ibuk lupa dengan saya?”

“Kami hanya terkejut dengan dirimu sekarang.”

” Ini berkat doa dan kerja keras saya selama ini. Oh ya, dimana Akari?” tanya Kaori dengan semnagat. 

“Akari ditaman nak!”

“Oh, terima kasih pak.”

   Kaori langsung menuju taman yang dulu sering ia kunjungi bersama Akari.

“Akari!” 

Kaori memanggil Akari yang duduk termenung di taman. Akari menoleh dan terkejut melihat Kaori yang sekarang. 

” Kaori?” Akari berlari dan memeluk Kaori dengan erat. 

” Kemana saja kau selama ini Kaori?”

“Aku belajar, bahwa dunia sangat luas dan kejam!” Jawab Kaori. 

“Aku ada sesuatu yang ingin ku tunjukan padamu.”

“Apa itu Kaori?”

“Tutup matamu!” 

Kaori langsung mengambil sebuah cincin dan bunga untuk melamar Akari. 

” Akari, apa kau mau menikah dengan ku?”

Akari terkejut dan langsung menangis bahagia. 

“Iya, aku mau Kaori”

Akari langsung memeluk erat Kaori. Kaori dan Akari menikah di desa secara sederhana. 

  Kaori tidak lupa tujuan utamanya kembali ke desa, yaitu membebaskan desanya dari kemiskinan. Ia mulai mengajarkan warga desa untuk bertani yang baik. Akari juga membantu Kaori dengan membuat usaha jahit baju yang akan ia jual ke kota. Seluruh warga desa sangat senang dengan usaha Kaori. 

Kaori juga mendirikan sekolah dan koperasi desa untuk membeli hasil tani di desanya. Sedikit demi sedikit kesejahteraan desanya mulai membaik, dan ia mampu membuktikan tidak ada yang mustahil. 

   Kaori sangat senang dengan keadaan desanya yang sekarang, namun ia termenung membayangkan ayah dan ibunya tidak berada disampingnya saat ini. Kaori dan Akari berziarah ke makam ayah dan ibu Kaori, dan berdoa agar orang tuanya tenang disana. 

Editor : Ni Komang Oktarina, S.Pd

Penulis : I Nengah Arya Sandi Kusuma

Ini tipsnya

Sering kali para remaja mengeluhkan beberapa hal tentang pembelajaran, khususnya kamu yang masih duduk dibangku sekolah. Mulai dari rasa bosan, susahnya berkonsentrasi, daya tangkap yang kurang, dan selalu ingin mendapatkan nilai bagus. Tentu saja hal ini membuat kamu stres bukan? Stres dalam belajar merupakan hal yang wajar terjadi. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Berdasarkan buku Flow yang ditulis oleh Mihalyi csikszentmihalyi, untuk mendapatakan rasa senang dan tidak stres saat belajar, kita harus masuk ke keadaan flow state. Flow state merupakan keadaan disaat kita berada pada tingkat kesadaran paling optimal pada saat mengerjakan sesuatu. Saking asik dan serunya kita jadi lupa waktu dan kemampuan kita serasa mengalir dengan mudahnya tanpa tekanan atau pun stres. Sering kali kita sudah masuk kedalam flow state ini namun kita tidak menyadarinya. Contohnya saat kamu bermain game, dance, baca komik dan aktivitas favorit kalian. 

Nah pada artikel ini ada beberapa tips agar kamu lebih mudah masuk ke flow state dan belajar jadi menyenangkan.

  1. Ubah waktu luang pasif menjadi aktif

Semakin banyak kamu menghabiskan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat maka semakin mudah untuk masuk ke flow state, sehingga kamu menjadi lebih fokus. 

  1. Belajar sesuai BPT-mu 

BPT (Biological Peak Time) adalah waktu saat kamu benar-benar mood untuk belajar, contohnya ; pagi hari, siang hari/ malam hari. Namun banyak hasil riset mengklaim bahwa waktu yang paling tepat untuk belajar adalah pada pagi hari.

  1. Buat target dan jadwal belajar

Pasang target/ tujuan yang ingin kamu capai. Lalu susun jadwal belajar dan jadikan sebagai rutinitas harian. Dengan begitu belajar jadi tidak membosankan. 

  1. Cari perpaduan challenge & skill yang paling nyaman

Coba cara belajar yang berbeda-beda agar kamu menjadi lebih mudah menemukan metode belajar yang kamu sukai. Seperti lewat video atau lewat aplikasi belajar.

  1. Selalu evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk mengukur kemampuan dan seberapa paham kamu dengan materi yang dipelajari. Evaluasi bisa kamu lakukan dengan latihan soal try out yang ada di aplikasi belajar atau buku-buku pelajaran. Hasil evaluasi dapat digunakan untuk membenahi cara belajar yang kamu terapkan.

  1. Hilangkan distraksi internal & eksternal

Distraksi adalah gangguan yang muncul pada saat belajar baik internal maupun eksternal. Distraksi internal muncul dari diri kita sendiri, contohnya kurang fokus sehingga materi yang dipelajari menjadi sulit dimengerti. Sedangkan distraksi eksternal adalah gangguan yang datang dari luar/ sekitar kita. Ada 3 cara agar kamu bisa mengatasi distraksi ini;

  • Meditasi atau menenangkan pikiran
  • Jauhkan handphone saat belajar agar tetap fokus
  • Hindari scroll media sosial/ menonton tik tok saat belajar

Nah itu adalah beberapa tips agar kamu tidak mudah stres saat belajar. Apakah kamu sudah menggunakan tips diatas? Jika sudah teruskan ya, agar kamu jadi semakin produktif dalam belajar. 

Penulis: Luh Made Nitasari

Editor : Ni Nengah Witami, S.Pd

Statistik Tahap I

Statistik hasil PPDB Tahap I untuk jamur Afirmasi, Inklusi dan Prestasi PPDB SMKN 1 Klungkung tahun 2020.

Hasil Statistik Per Kompetensi/Jurusan


Syarat yang harus disiapkan pada saat pendaftaran ada scan dokumen dibawah :

Syarat Khusus Surat Keterangan Tidak Buta Warna dari dokter, puskesmas maupun rumah sakit untuk Kompetensi :

Multimedia, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor serta Farmasi Klinis dan Komunitas


Panduan video pendaftaran Jalur Inklusi :

Jalur Inklusi

Panduan video pendaftaran Jalur Afirmasi :

Jalur Afirmasi

Panduan video pendaftaran Jalur Sertifikat Prestasi :

Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2020 akan segera dilaksanakan secara online penuh (karena kondisi Pandemi Covid-19 masih berlangsung). Segala persyaratan yang dibutuhkan nantinya akan discan dan dikirimkan saat pendaftaraan. Berikut ketentuan dan dasar hukum pelaksanaan PPDB tahun 2020.



Juknis PPDB 2020


Surat Keterangan Rapot

Download Surat Keterangan Rapot


Surat Keterangan Tempat Tinggal

Download Surat Keterangan Tempat Tinggal


Surat Pernyataan Orang Tua

Download Surat Pernyataan Orang Tua

Berdasarkan Keputusan Rapat Dewan Pendidik SMKN 1 Klungkung tanggal 30 April 2020 dan telah diterbitkan Surat Keputusan Kepala SMKN 1 Klungkung Nomor : 420 / 199 / SMKN 1 KLK tanggal 2 Mei 2020. Dapat disampaikan Pengumuman sebagai berikut :

Pelatihan Daring dengan Blog yang diselenggarakan oleh PGRI Bali yang berlangsung pada tanggal 22 April 2020 merupakan sesi ke-3. Berikut Materi pelatihan daring.

Materi :

  1. Pendaftaran Blog
  2. Posting pada Blog (Gambar, Video, Google Slide, Form dan Spreedsheet)
  3. Menambahkan Halaman Blog
  4. Membuat Menu Blog

Tutorial Pembelajaran Online dengan Blog – Pendaftaran Blog di blogger.com

Pembelajaran Daring atau Online saat ini sedang dibutuhkan dalam proses pembelajaran yang dilakukan dari rumah. Ada berbagai macam jenis pembelajaran secara daring baik dengan elearning, blog maupun jenis lainnya. Pada kali ini kita kan membahas mengenai pembelajaran daring dengan menggunakan blog. Berikut materi berseri yang akan disajikan :

  1. Pendaftaran Blog di Blogger.com
  2. Posting (Menambahkan/Mengubah/Menghapus) Materi Pembelajaran pada Blog
    a. Menambahkan Presentasi pada Blog dengan Google Slide
    b. Menambahkan Evaluasi atau Tugas pada Blog dengan Google Form
    c. Menambahkan Hasil Evaluasi pada Blog dengan Google Spreedsheet
  3. Menambahkan Halaman pada Blog
  4. Memilih/Mengubah Template Blog
  5. Membuat Menu pada Blog